Dekarbonisasi pada sektor manufaktur Indonesia: Studi kasus subsektor makanan dan minuman, tekstil dan kimia
Sektor manufaktur merupakan penyumbang signifikan terhadap emisi nasional, yaitu sekitar 28%, dengan subsektor seperti bahan kimia, semen, pulp dan kertas, makanan dan minuman, besi dan baja, plastik, sabun dan deterjen, serta tekstil sebagai penyumbang emisi tertinggi.
Meskipun kebijakan nasional terkait dekarbonisasi masih dalam tahap pengembangan, teknologi yang tersedia saat ini memungkinkan sektor ini untuk mengurangi emisi secara signifikan dan bertransisi menuju operasi rendah karbon.